Posted on

74 TAHUN INDONESIA “PAHLAWAN DEVISA”

74 TAHUN INDONESIA “PAHLAWAN DEVISA”

Setiap tanggal 17 Agustus ini, Indonesia akan merayakan kemerdekaannya yang ke-74, pada 17 Agustus seluruh masyarakat Indonesia merayakannya sekaligus mengingat jasa-jasa pahlawan pahlawan kita yang berjuang dengan sepenuh jiwa dan raganya demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Akan tetapi tahukah kalian selama ini kita hanya mengetahui bagaimana para pahlawan berjuang melalui cerita kakek- nenek maupun dari pelajaran sejarah? Selama ini kita hanya mengetahui perjuangan pahlawan dengan jasa tapi kita kurang mengetahui atau bahkan mengapresiasi para pahlawan tanpa tanda jasa, apakah kalian tahu bahwa sampai saat ini Indonesia memiliki pahlawan yang terus bekerja  di wilayah yang asing bagi mereka, dan mereka melakukan hal tersebut untuk memperjuangkan kehidupan keluarganya yang lebih baik? Jawabannya adalah TKI, TKI merupakan singkatan dari Tenaga Kerja Indonesia yang bisa kita kenal saat ini adalah sebagai “ Pahlawan devisa negara” pada tahun 2018 TKI telah menyumbang 11 miliar USD,angka itu sangatlah fantastis namun para pejuang devisa ini memiliki banyak permasalahan saat bekerja.

 Human Trafficking merupakan permasalahan yang paling besar dihadapi oleh para calon TKI. Perdagangan manusia merupakan suatu tindak kejahatan manusia yang sangatlah keji ini, para TKI yang menjadi korban perdagangan manusia tidak akan mendapatkan perlindungan hukum dikarenakan mereka bekerja di negara lain secara illegal. Para calon TKI akan di iming-imingi gaji yang besar dan kehidupan yang cukup layak oleh para calon penyelundup TKI illegal, banyak dari mereka yang berakhir dengan tragis dari kasus-kasus yang membuat mereka disiksa oleh majikannya atau bahkan dibunuh oleh majikannya.Seperti yang terjadi kepada TKI asal NTT yaitu adalah Angelina Lisao yang menjadi korban dari perdagangan manusia yang tewas akibat disiksa oleh majikannya. Nasib para pahlawan bangsa yang rawan akan ditipu menjadi tenaga kerja gelap harus menjadi persoalan penting bagi pemerintah agar kasus-kasus yang serupa dengan Angelina Lisao tidak terjadi kembali. 

Selain itu stigma masyarakat terhadap TKI merupakan persoalan yang cukup penting, para TKI sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang karena pekerjaan yang dilakukan oleh para TKI hanya sebatas asisten rumah tangga,padahal jika dilihat gaji-gaji yang dimiliki para TKI jumlahnya sangatlah banyak akan tetapi stigma orang terhadap TKI harus dapat dirubah.Dalam menyambut kemerdekaan Indonesia yang ke 74, sebagai bentuk perhatian khusus kepada pahlawan-pahlawan devisa, perusahaan mengangkat tema perdagangan manusia dengan melakukan aksi nyata untuk mencegah kejahatan perdagangan manusia. Tagline yang diangkat adalah Love Me See Me sebagai bentuk solidaritas kita sebagai insan-insan penerus bangsa untuk selalu mencintai mereka dan tidak memandang mereka para TKI yang bekerja keras tiap hari dan malam untuk keluarga serta bangsanya.Selain itu tagline ini memiliki makna yang sangat penting sebagai aksi nyata untuk melawan kejahatan perdagangan manusia, Love Me See Me adalah bentuk dari harapan bagi para korban perdagangan manusia yang khususnya para TKI yang telah ditipu sebagai tenaga kerja illegal dan nasib mereka terombang ambing di negeri orang, tanpa kepastian dan bahkan tanpa kejelasan akan kehidupan mereka seperti apa. Love Me See Me merupakan suatu tamparan untuk kita bahwa kita tidak boleh mengacuhkan mereka begitu saja.Banyak orang yang menganggap bahwa para TKI ilegal itu adalah kesalahan mereka, yang kalian harus ketahui mereka adalah korban, bukan pelaku,bagaimanapun para korban perdagangan manusia itu butuh kasih sayang dari sesama manusia bukanlah cacian ataupun makian dari orang lain.

Salah satu modus yang dilakukan oleh para penjahat untuk melakukan kejahatan perdagangan manusia adalah pencurian data digital, di masa sekarang banyak kejahatan yang melakukan  pencurian data digital dengan berbagai motif yang berbeda, salah satunya adalah perdagangan manusia, para pelaku kejahatan dapat memilah data untuk mendapatkan target yang dapat dikelabui dan dapat mereka tipu. Untuk mencegah terjadinya perdagangan manusia kita harus membasmi dari hilir permasalahan tersebut seperti pencuarian data digital serta praktik jual beli digital tersebut, Personal Identification Exchange (PIE) dapat melakukan pencegahan pencurian data, PIE dapat mencegah identitas digital disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab selain itu PIE juga dapat mencegah pemalsuan data yang biasa dilakukan oleh para pelaku perdagangan manusia untuk melakukan penyelundupan para TKI ilegal 

Indonesia memiliki tingkat literasi yang sangatlah rendah,menurut indeks PISA, minat baca masyarakat Indonesia hanya menempati peringkat ke 62 dari 70 negara. Rendahnya minat baca yang rendah sangatlah riskan untuk terjadinya penipuan-penipuan yang mengakibatkan banyaknya TKI ilegal bermunculan, kurangnya minat baca di Indonesia membuat banyak orang yang tidak kroscek terhadap tawaran-tawaran yang menggiurkan untuk kerja diluar negeri dari orang yang tidak dikenal. 

Untuk mengatasi rendahnya literasi rendah tersebut, para anak-anak kebanggaan indonesia mempunyai gebrakan-gebrakan untuk melawan permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia. Aplikasi yang bernama PureHeart, PureHeart adalah suatu lembaga sosial yang berupaya melakukan investasi sosial untuk membentuk talenta-talenta yang professional yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. PureHeart merupakan suatu gebrakan yang bertujuan untuk mencapai Suinstainable Development Goals, salah satu upaya dari PureHeart untuk mencapai Suinstainable Development Goals adalah untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Untuk mencapai semuanya PureHeart, melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat seperti memberikan penyuluhan dan PureHeart sering melakukan kegiatan-kegiatan sosial ke pelosok-pelosok daerah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia agar tidak mudah diperdaya oleh orang-orang licik. Peningkatan kualitas SDM bisa dilakukan jika kualitas baca masyarakat meningkat dan memberikan energi yang sangat positif setidaknya mengurangi potensi berkurangnya penipuan  dan perdagangan manusia, PureHeart merupakan salah satu penggerak dan pemberi harapan untuk peningkatan kualitas SDM Indonesia. 

Selain permasalahan perdagangan manusia ataupun penyiksaan pegawai TKI diluar negeri para mantan TKI memiliki permasalahan manajemen keuangan. Gaji pekerja TKI sangatlah tinggi dibandingkan dengan kerja di dalam negeri akan tetapi banyak kasus sanak saudara mereka yang dirumah bersikap boros dan serta menghambur-hamburkan uang dirumah, rata-rata karir pegawai TKI hanya bekisar 10-15 tahun dan setelah bekerja sebagai TKI, mereka mengatur uang dengan baik dan dapat melakukan investasi agar anak-cucuk para pekerja TKI tidak merasakan betapa kerasnya bekerja di luar negeri. Jika para pekerja TKI telah pensiun, mereka dapat memanfaatkan tabungannya untuk membuka usaha, dengan membuka usaha akan membuka lapangan pekerjaan kepada orang-orang lain, akan tetapi jika para TKI itu mempunyai kesulitan dalam mengurus keuangan usaha mereka, YONK dapat menjadi solusi untuk menerapkan manajemen keuangan dengan membantu para pengusaha kecil/menengah dalam mengatur cashflow mereka, membuat laporan keuangan dan juga terintegrasi dengan bang ataupun pajak. YONK dapat membantu para pensiunan TKI yang ingin membuka usaha. Setelah usaha mereka mulai berkembang dengan baik LedgerNow hadir sebagai platform yang memudahkan mereka jika melakukan ekspor/impor karena transaksi melalui LedgerNow tidak melakukan pihak ke-3 sebagai perantara. LedgerNow hadir sebagai inovasi kegiatan transaksi tanpa perantara yang membuat transaksi lebih cepat dengan menggunakan teknologi blockchain yang tidak mudah diretas oleh para hacker. Dengan hadirnya YONK dan LedgerNow diharapkan para pekerja TKI yang masa kerjanya sudah habis mereka dapat membuka usaha yang nantinya akan memperbaiki kualitas hidup orang disekitarnya.

Dengan bertambahnya usia negara tercinta ini menjadi 74 kita berharap para pahlawan devisa ini tidaklah dipandang sebelah mata, oknum-oknum yang melakukan perdagangan manusia itu harus diberantas oleh kita,kejahatan yang memanfaatkan kondisi ekonomi orang lain harus ditindas! Bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja kita juga harus bertanggung jawab dengan memberikan moril dan support kepada korban untuk meringankan beban korban, kalau bukan kita,siapa lagi?

 

Oleh :

Pandya Aptaraya Muhamad

Instagram: Pandyapta

Facebook : Pandya Aptaraya Muhamad